Usianya baru 21 tahun saat dia mejadi pahlawan dan mengantarkan Lazio melaju ke Final Coppa Italia. Namanya, Edoardo Motta lahir di Italia 13 Januari 2005 dan mengawali karir sepakbola nya di akademi Juventus. Salah satu akademi pembinaan sepakbola terbaik di Italia.
![]() |
| Edoardo Motta |
Secara resmi, Edoardo Motta resmi dikontrak sebagai pemain muda Juventus dengan periode 2016-2024. Karirnya tidak mulus di Juventus, Motta dipinjamkan ke beberapa klub seperti Alexandria, Monza dan terakhir Reggiana. Lazio yang bisa dikatakan krisis kiper setelah kiper kedua mereka Mandas mencoba peruntungan ke Liga Inggris.
| Mandas eks Kiper Lazio |
Edoardo Motta datang ke Olimpico, Lazio dengan kontrak hingga periode 2030 dan hanya dibanderol 1,2 juta euro. Pemain dengan tinggi 1,94 meter ini memang terkenal humble dan rendah diri. Saat dia tiba pertama kali di markas Lazio, dia mengatakan "Saya datang kesini untuk belajar dan mendengarkan dari semua orang yang lebih senior dan berpengalaman"
Cideranya kiper utama Lazio, Provedel membuka kesempatan bagi Edoardo Motta untuk tampil di bawah mistar gawang Lazio untuk pertama kalinya. Kesempatan itu tidak disia-siakannya, dia tampil cemerlang hingga akhirnya pada laga kedua semifinal Coppa Italia yang melambungkan namanya.
Laga kedua semifinal Coppa Italia, Lazio harus bertandang ke kandang Atalanta dan pertandingan berakhir imbang yang dilanjutkan dengan tos-tosan adu pinalti. Menariknya adalah kiper kedua klub adalah pemain dengan label timnas, Marco Carnesecchi di klub Atalanta dan Edoardo Motta di klub Lazio. Adu pinalti ini sebagai ajang pembuktian mereka layak menjadi kiper timnas Italia.
![]() |
| Marco Carnesecchi |
Adu pinalti dimulai, dari 5 algojo Atalanta hanya 1 penendang yang berhasil menjebol gawang Motta. Empat penendang lainnya berhasil ditepis oleh Motta. Gianluca Scamacca, Charles de Ketelaere, Mario Pasalic dan Davide Zappacosta gagal menaklukan Motta. Ini bukan soal keberuntungan lagi, tetapi insting penjaga gawang dalam membaca arah bola yang ditendang sangatlah bagus.


No comments:
Post a Comment