North London merah membara. Penantian selama 22 tahun itu pun terwujud. Arsenal memastikan gelar juara Liga Inggris yang ke 14 tanpa harus mengakhiri menyelesaikan pertandingan terakhir. Karena, rival terberat mereka yaitu Manchester City bermain imbang 1-1 melawan Bournemoth pada partai tunda pekan ke 37. Skor imbang yang diraih Manchester City, memastikan gelar Juara Liga Inggris menjadi milik Arsenal apapun hasil pertandingan terkahir Arsenal nanti.
Kemenangan ini adalah penantian Arsenal selama 22 tahun. Arsenal juara Liga Inggris terakhir di musim kompetisi 2003/2004 saat masih dilatih oleh "Le Professeur" atau Sang Professor - Arsene Wenger. Keberhasilan ini juga merupakan bukti kesabaran dari manajemen klub mempertahankan Arteta sebagai pelatih kepala dan pembuktian proyek jangka panjang dari sang pelatih.
Bersama Mikael Arteta, Arsenal beberapa kali nyaris menjadi juara. Bahkan Arsenal mendapatkan julukan si Juara Dua atau si penjaga gelar juara klub lain. Arteta menjadi pelatih kepala Arsenal sudah selama 6 tahun sejak ditunjuk dari tahun 2019. Arteta bukanlah wajah yang asing, selama 5 tahun dia menjadi pemain dan sekaligus Kapten dari The Gunners.
Gelar Liga Inggris yang diraih Arsenal bukan hal yang mudah, selain penantian selama 22 tahun. Tetapi juga "jadwal neraka" yang harus dilalui oleh Arsenal dan kejar-kejaran poin dengan pesaing terdekat dan terberat mereka, Manhester City.

:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-gray-portrait-new.png,635,20,0)/kly-media-production/medias/6356029/original/089188100_1779230834-aad91fc3-3c26-4ef3-b0fe-f166c8f07023.jpg)
