loading...
Showing posts with label Timnas Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Timnas Indonesia. Show all posts

Tuesday, March 10, 2026

FIFA SERIES 2026 di INDONESIA

 FIFA baru saja mengeluarkan format baru untuk turnamen bertaraf internasional. FIFA SERIES 2026, adalah sebuah turnamen internasional atau kompetisi yang menghadirkan pertandingan persahabatan antar tim nasional konfederasi yang berbeda. Turnamen ini diselenggarakan pada jeda kompetisi liga, setiap bulan Maret di tahun genap.


Kompetisi yang diumumkan pertama kali oleh presiden FIFA Gianni Infantino pada 16 Maret 2023. Edisi perdana turnamen ini akan digelar pada 21-26 Maret 2026 dengan 24 tim dari 6 konfederasi. Turnamen ini digelar di delapan negara yang ditunjuk sebagai tuan rumah, salah satunya Indonesia. FIFA juga menunjuk Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Selandia Baru, Puerto Rico, Rwanda dan Uzbekistan.

Keikutsertaan Indonesia dalam kompetisi FIFA SERIES 2026 edisi kali ini akan membawa banyak manfaat. Skuad Garuda akan melakoni pertandingan melawan tim dari negara konfederasi yang biasanya baru bisa bertemu dengan negara tersebut ketika di turnamen besar seperti Piala Dunia.

FIFA menegaskan, kompetisi FIFA SERIES 2026 adalah bertujuan memberikan kesempatan bagi asosiasi negara anggota FIFA  untuk bermain dan bertanding melawan dari negara yang berbeda konfederasi, sehingga akan meningkatkan kualitas teknis Sepak Bola Global 2023-2027.


FIFA SERIES 2026, Indonesia akan berada dengan negara Bulgaria, Kepulauan Solomon, Saint Kitts dan Nevis. Pertandingan pertama tanggal 27 Maret 2026, Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Jhon Herdman selaku pelatih kepala Timnas Indonesia sudah memanggil 41 pemain yang akan disaring menjadi sekitar 22 pemain saja.

Menarik untuk ditunggu, siapa pemain pilihan Pelatih Timnas yang baru ini. Mari kita support bersama.

Monday, February 10, 2025

MENEBAK PEMAIN PILIHAN PATRICK KLUIVERT

 Setelah resmi ditunjuk menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert mulai bekerja memantau para pemain yang akan dipilihnya masuk ke dalam skuad Timnas Garuda. Beberapa pemain yang menjadi langganan Timnas pun bisa jadi tak akan dipanggil, jika permainannya di level klub tidak menunjukkan performance yang baik.

Patrick Kluivert dan staff kepelatihan

Patrick Kluivert bersama staff kepelatihan yang lain seperti Dany Landzat, tertangkap kamera hadir di stadion Indomilk Arena, Tangerang saat pertandingan Persita Tangerang melawan Persik Kediri. Tidak hanya itu, Kluivert juga bergeser ke arah Bekasi. Tepatnya di stadion Candrabaga untuk menyaksikan pertandingan antara Persija Jakarta versus PSBS Biak.

Kluivert, dkk berada di tribun Stadion Candrabaga

Pertandingan Persija Jakarta melawan PSBS Biak adalah momentum sang pelatih untuk melihat kemampuan dari Rizky Ridho, Muhammad Ferrari dan Witan Sulaiman yang merupakan pemain timnas. Tentunya, momentum tersebut juga dimanfaatkan oleh ketiga pemain untuk unjuk performance kepada sang pelatih, bahwa mereka masih pantas menggunakan jersey garuda di dada.

Raihan Hanan saat berduel dengan pemain PSBS Biak

Terbaru, Kluivert dkk juga harus datang ke Bogor tepatnya di Stadion Pakansari untuk menyaksikan Persija versus Dewa United. Kedua klub yang mempunyai pemain berlabel timnas ini menunjukkan jual beli serangan. Dewa United memliki Egy MV dan Ricky Kambuaya sebagai pemain dengan label timnas, cukup membuat repot pertahanan Persija Jakarta yang dikawal oleh Rizky Ridho sebagai kapten.

Kluivert dan Dany Landzat berdiskusi di Stadion Pakansari

Bagaimana dengan pemain yang berlaga di luar negeri seperti Asnawi dan Arhan serta para pemain diaspora lainnya? Mungkin para pemain tersebut yang berkarir di klub luar negeri bisa dipastikan masuk skuad timnas jika memang rutin bermain di klub nya. Bukan tidak mungkin juga, pemain walupun berkarir di luar negeri tapi jarang mendapatkan menit bermain di klub, bisa tersingkir dari Timnas.


Kita lihat saja nanti, seperti apa pemain Timnas Garuda pilihan Patrik Kluivert untuk melawan Australia dan Bahrain.

Wednesday, November 20, 2024

King Indonesia ! Mulai Menunjukkan Kekuatannya

 Pertandingan Indonesia melawan Arab Saudi pada tanggal 19 November 2024 di Stadion Gelora Bung Karno adalah titik balik dari Timnas Indonesia. Tidak sia-sia latihan bersama dengan Timnas Jepang. Performa Timnas Indonesia sangat berbeda ketika melawan Arab Saudi. Coach Shin Tae Yong kembali mengejutkan publik sepakbola dalam starter line up nya. Marselino masuk kembali dalam starter line up melawan Arab Saudi.

Rizky Ridho beradu dengan pemain Arab Saudi


Saat melawan Jepang, coach Shin menggunakan formasi 5-4-1 yang akan berubah ketika menyerang menjadi 3-6-1 dengan mendorong Kevin Diks dan Calvin Verdonks yang berposisi sebagai bek sayap kanan dan kiri, naik membantu serangan.

Pertandingan melawan Jepang adalah pelajaran berharga buat timnas, terutama juru taktik coach Shin. Maka ketika melawan Arab Saudi, formasi dirubah oleh coach Shin menggunakan 5-3-2 dan berubah menjadi 3-5-2 ketika menyerang. Cideranya Kevin Diks pada posisi bek sayap kanan, diambil oleh Sandy Walsh. Seperti saat melawan Jepang, bek sayap kanan dan kiri tetap didorong ke depan membantu serangan.

line up Indonesia vs Arab Saudi

Strategi formasi ini ternyata sangat efektif. Duet Oratmangoen dan Struick di lini depan hanya sebagai pengalih dan pemecah konsentrasi pemain belakang Arab Saudi. Sehingga pergerakan Marselino bisa bebas dan lepas dari pengawasan pemain Arab Saudi.

Gol pertama pun tercipta dari kaki Marselino. Memanfaatkan serangan balik cepat yang diawali dari Marselino yang kemudian memberikan passing kepada Oratmangoen. Semua pemain belakang Arab Saudi fokus waspada pergerakan bola yang digiring oleh Oratmangoen, tanpa melihat pergerakan Marselino yang berdiri bebas. Tendangan kaki kanan Marselino menembus sisi kanan gawang Arab Saudi, penjaga gawang hanya melihat bola masuk tanpa halangan ke dalam gawang.

Marselino mencetak gol pertama

Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk timnas Indonesia. Masuk babak kedua, Arab Saudi masih menggempur pertahanan Indonesia. Bahkan, secara statistik penguasaan bola Arab Saudi 77% lebih unggul dibanding Indonesia. Tetapi secara aggresivitas, Indonesia lebih unggul dengan 6 kali tembakan ke arah gawang dan 5 kali terperangkap offside. Gol kedua pun terjadi dari set up serangan balik yang kembali lagi diawali oleh Marselino.

Verdonk adu sprint dengan pemain Arab Saudi

Marselino passing kepada Verdonk yang datang berlari dari belakang dan adu sprint dengan pemain Arab Saudi. Masuk ke kotak pinalti, sambil menjatuhkan badan Verdonk berhasil memberikan umpan tarik ke arah Marselino. Tendangan Marselino sempat di block, tetapi bola kembali jatuh ke kaki Marselino dan bola di chip shoot melewati penjaga gawang Arab Saudi dan masuk ke dalam gawang dengan indah.

gol Mardelino dengan mencungkil bola 

Selebrasi gol kedua Marselino pun menjadi trending dan viral di sosial media. Dia meminta ball boy untuk menyingkir dari tempat kursi yang mana kursi itupun dipakai oleh Marselino untuk duduk santai. Setelah ditanya oleh para wartawan selesai pertandingan maksud dari selebrasi tersebut, Marselino menjawab tidak ada maksud apa-apa, itu hanya selebrasi spontan saja.

selebrasi gol kedua Marselino

tidak bisa dibantah, Marselino menjadi Man of the match dalam pertandingan Indonesia melawan Arab Saudi dan membuka peluang Indonesia untuk lolos Piala Dunia 2026. KITA GARUDA !!

best pose in this year

FIFA SERIES 2026 di INDONESIA

 FIFA baru saja mengeluarkan format baru untuk turnamen bertaraf internasional. FIFA SERIES 2026, adalah sebuah turnamen internasional atau ...